Teman lelaki ku gila sex

20-Mar-2014 14:20 by 4 Comments

Teman lelaki ku gila sex - xxxsexoral in girls hostle

Akhirnya aku terpaksa menurut juga dengan hati penuh rasa sebal dan marah. Perjalanan ke tempat dukun itu memakan waktu sekitar lima jam. Namun ada juga yang bagaikan suami isteri yang sepantaran. Bila syarat ini tidak dilakukan, maka hasilnya adalah harta kalian akan habis sekejap dan kalian akan jadi miskin.” “Syarat apa itu, Ki? Mamaku langsung membuka celana dalam di balik dasternya kontan saja bulu lebat memek mama terlihat jelas di balik daster transparannya lalu dia menekan kontolku sampai menempel di perutku dengan tangan kirinya, lalu ia menduduki kontolku.Kalau tidak berat maka kami pasti akan melakukannya,” kata Mamaku. Namun, Aki tidak boleh membicarakan syarat sebelum kalian bersumpah dahulu. Kami harus tahu dulu agar kami bisa menentukan bisa atau tidaknya. Kami bersumpah sendiri-sendiri dengan sang dukun memegang jidat kami dan mengasapi dengan kemenyan. Selama ini, Aki menganjurkan ritual dengan lelaki yang bukan suami. Berselingkuh dengan lelaki lain membuat jin-jin itu akan datang menonton dan bekerja kepada pasangan tidak sah itu. Dulu sewaktu pulang, Papamu telah Mama beritahu tentang dukun ini. “Mama dan Papa sepakat untuk mengikuti ritual ini selama sebulan ini. Bila tidak ada, maka kami berdua mohon agar kamu melupakan semua ini dan memaafkan kami berdua.” “Bila ada perubahan dan usaha kita untung? Kaget juga ia ketika melihat kontolku yang besar sudah tegak berdiri akibat pembicaraan ini. “Mama agak bingung bagaimana seharusnya kita melakukannya. Karena di balik daster Mama, sudah tidak ada celana dalamnya sehingga batang kontolku merasakan bibir memek Mama menekan di batang kontolku. Jadi, mama akan gesek-gesek sebentar sampai kemaluan Mama basah, lalu kita akan melanjutkan ke ritual.” Lalu Mama menopang tubuhnya dengan memegang dadaku, kemudian ia mulai menggesekkan memeknya di batang kontolku.

“Sebenarnya syaratnya adalah kalian harus melakukan ritual dalam sebulan tiga kali, untuk membuat jin-jin membantu kalian mengumpulkan uang. tapi………..” Sang Dukun memotong, “Yang perlu diingat sumpah si lelaki hanya satu syarat, tetapi sumpah si perempuan ada 2 syarat. Mama tidak berani menolak melainkan hanya mengangguk saja untuk memperlihatkan persetujuan. ” Aku belagak mendengus tak percaya, padahal aku ingat sekali semua perkataan dukun itu. Dan bila ini terus terjadi, kita terpaksa harus menjual hampir seluruh harta kita.” “Apa? Dalam hati aku begitu bahagianya hingga aku susah payah menahan senyum di wajahku. Jadi, aku dapat mencium wangi sabun dan juga wangi kemaluan Mamaku tercampur di udara.Seks dengan anak sudah parah, kini tidak boleh berhubungan seks dengan suaminya. Nikmatnya merasakan kontolku perlahan menembus memek Mama.Pertama-tama lingkar luar lubang vagina Mama dilewati oleh kepala kontolku dengan susah payah.Payudara Mama memang tidak besar, namun gundukkan teteknya cukup jelas terlihat dan bentuknya tegak bukan kendor, dengan puting menyembul di kain penutup dadanya. Berhubung aku sudah dewasa dan memiliki KTP, aku dihadiahkan mobil sedan yang sering kupakai untuk sekolah maupun jalan-jalan.Perut Mama begitu rata dengan pinggang ramping, namun pantat sedikit besar. Pada saat itu, usaha Papa dan Mama mengalami kemunduran, kemunduran ini mulai semenjak tiga tahun belakangan. Selain itu, banyak juga rekan bisnis yang memilih untuk berbisnis dengan saingan kami. Nah, begitu sampai, Cici dan supir Cici harus menghadap dukun itu.” Tak lama kemudian teman Mama pulang setelah memberitahukan alamat dukun itu dengan peta buram untuk mencapai ke sana. Papa yang juga sudah tak berdaya menghadapi keadaan akhirnya setuju.Aku seakan berada di suatu tempat fantasi yang indah, bukan lagi di bumi.

Suatu perasaan yang begitu nikmatnya sehingga barulah aku setuju dengan orang-orang bahwa ngentot itu adalah pekerjaan yang paling enak dilakukan. Selangkangan Mama menumbuki selangkanganku dengan bunyi yang terdengar makin keras. Aaaaaaaaaaaahhh……..” Tiba-tiba Mama merebahkan diri di tubuhku dengan mata masih terpejam.

Aku tidak tahu kekenyalan yang kurasakan apakah karena busa BH ataukah karena tetek itu sendiri.

Maklum, inilah pertama kalinya aku ngentot sehingga masih buta segala sesuatunya.

Sementara itu, memek Mama berdenyut-denyut, dan menjepit kontolku begitu kuatnya. Nafasnya yang mulai memburu mengeluarkan suara desahan nafas yang ditahan. Selangkanganku kini sudah basah oleh lendir vagina Mamaku.

Aku merasa linu di lututku dan aku mengerang nikmat sekali walaupun kontolku berasa sedikit sakit karena sempitnya memek Mamaku. Semakin lama nafas Mama semakin cepat dan hembusannya makin terasa di wajahku. Bau tubuh Mama yang menguar dari dalam kemaluannya menjadi makin kuat, mengalahkan wangi sabun yang merebak dari tubuhnya.

Tinggi badannya 160 cm, lebih pendek dariku yang bertinggi 170 cm. Tiba-tiba saja aku ngaceng dan akhirnya aku ke kamar mandi untuk masturbasi. Juga ada investasi yang tidak menguntungkan, maka makin lama, keuangan kami mulai menipis. Dan segala perkataan dukun itu telah terbukti.” “Terus harus sama siapa? “Tapi, Ma,” kata Papa,” Papa ga mau Mama dianter sopir ke tempat dukun itu di luar kota.